Menteri Keamanan Israel Kunjungi Masjid Al Aqsa, Wapres Maruf: PBB Harus Berikan Peringatan

Menteri Keamanan Israel Kunjungi Masjid Al Aqsa, Wapres Maruf: PBB Harus Berikan Peringatan

 

Menteri Keamanan Israel Kunjungi Masjid Al Aqsa, Wapres Maruf: PBB Harus Berikan Peringatan

Wapres Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)
 
INEWSKEPRI.COM | JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, Maruf Amin meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk memberikan peringatan terhadap Israel atas tindakan provokasi Menteri Keamanan yang mengunjungi Masjid Al-Aqsa.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf Amin saat menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Haul Almaghfurlah K.H. Tubagus Muhammad Falak Abbas di Bogor, Jawa Barat Sabtu (7/1/2023).

Awak media bertanya kepada Wapres terkait tindakan Menteri Keamanan Israel yang memasuki halaman Masjid Al Aqsha dinilai memprovokasi, dan melanggar status quo di Yerusalem dan Al Haram.

"Kalau Indonesia kan sudah jelas mendukung Palestina. Solusinya adalah solusi dua negara dan supaya mematuhi kesepakatan Internasional," ujar Maruf.

Sehingga kata Wapres, apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan Internasional yang sudah ada maka harus diberikan teguran atau peringatan.

"Kalau melanggar kesepakatan Internasional itu harus diperingatkan. Indonesia sudah membuat nota untuk itu dan kita minta PBB mengambil langkah untuk memperingatkan agar tidak ada pelanggaran terhadap kesepakatan yang sudah ada dan dalam rangka menjaga ketenangan," tutur Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin menyebutkan dunia saat ini sudah cukup terdampak berat secara ekonomi akibat perang Rusia dan Ukraina. Sehingga tidak perlu melakukan tindakan yang berpotensi membuat terganggunya stabilitas regional.

"Kita sudah dalam situasi tidak baik-baik saja, ada perang Rusia Ukraina, jangan lagi dunia ini dihebohkan dengan hal-hal yang baru yang menganggu ketenangan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, pada Selasa (3/1/2023) lalu dapat memicu ketegangan dan siklus kekerasan baru antara Israel dengan Palestina. (okezone)

 

Lebih baru Lebih lama