Baranahan Kemhan RI Buat Kapal Perang Super Canggih di Batam

Baranahan Kemhan RI Buat Kapal Perang Super Canggih di Batam

Baranahan Kemhan RI Buat Kapal Perang Super Canggih di Batam

Sekkabaranahan Kemhan, BrigjenTNI Heru Sudarminto, didampingi Waasslog Kasal, Perwakilan A&R, serta Owner PT Palindo Marine, saat Steel Cutting Ceremony Jumat(15/09/2023)


INEWSKEPRI.COM | BATAM - Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Baranahan Kemhan) Republik Indonesia menggelar Steel Cutting Ceremony atau pemotongan plat baja pertama Kapal Bantu Hydro Oceanography (BHO) 105 M  di PT Palindo Marine Seilekop, Sagulung pada Jumat (15/09/2023).

 

Dimulainya pembangunan  kapal perang tersebut, ditandai dengan pemencetan tombol oleh Sekretaris  Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan)  BrigjenTNI Heru Sudarminto, didampingi Wakil Asisten Logistik (Waasslog) Kasal , Perwakilan Abeking & Rasmussen, galangan kapal Jerman,serta Owner PT Palindo Marine.

 

Usai proses Cutting Ceremoni, dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata Siluet Kapal BHO OG kepada Baranahan RI yang diterima langsung Sekretaris Baranahan Kemhan RI, Brigjen TNI Heru Sudarminto.

 

Steel Cutting Ceremony kapal Bantu Hydro Oceanography (BHO) 105 m di PT Palindo Marine ini sebagian pekerjaan sebagai upaya peningkatan kandungan lokal dalam proyek pengadaan alutsista TNI AL.

 

Pembangunan  kapal Bantu Hydro Oceanography (BHO) 105 M juga  sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional menuju kemandirian pemenuhan alutsista. 

 

Sekretaris Baranahan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Heru Sudarminto, menyebutkan  dalam prosese pembuatannya Kementerian Pertahanan  juga melakukan kontrak  dengan Abeking & Rasmussen, galangan kapal Jerman.

 

“Setelah kapal siap, selanjutnya akan dibawa ke Abeking & Rasmussen, galangan kapal Jerman dalam hal perlengkapan peralatan canggihnya,” kata  Brigjen TNI Heru Sudarminto kepada awak media.

 

Kapal Bantu Hydro Oceanography (BHO) 105 M ini diklaim sebagai kapal yang sangat canggih ,sehinga bisa mendeteksi dan  melaksanakan pemetaan dasar laut.

 

Kapal ini dikerjakan selama 3 tahun dengan nilai proyek sebesar 150 juta US Dolar , dimulai dember 2022 dan akan proses delivery pada  Desember 2025 mendatang. (liston)

Lebih baru Lebih lama