Pekerja di PT Fuyuan Plastik Industri Tanjung Uncang Tewas Tertimpa Mesin Produksi

Pekerja di PT Fuyuan Plastik Industri Tanjung Uncang Tewas Tertimpa Mesin Produksi


Tim medis mengangkat Peti berisi jenazah MS,  saat akan   menuju Bandara Hang Nadim Batam dari RSUD EmbungFatimah, Kamis (15/2/2024). MS akan dimakamkan di kampung halamannya di Kuala Langkat, Sumatera Utara

 

INEWSKEPRI.COM|BATAM - Seorang  tenaga kerja berinisial MS (19 )  mengalami kecelakaan kerja Di PT  Fuyuan Plastik Industry Tanjung Uncang pada Kamis (15/02/2024).
 

Pria yang  bekerja sebagai buruh  harian  di perusahaan daur ulang limbah plastik tersebut    menghembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian, karena menderita serius di bagian kepala, dimana sebagian besar kepala remuk.

 

Atas insiden yang mengenaskan itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah  Batam.

 

Seorang saksi menyebutkan korban tewas tertimpa Mesin Produksi sejenis mesin pemotong  karung di dalam perusahaan, mesin tersebut jatuh karena tersenggol forklift yang melintas di sekitar mesin tersebut.

 

“Korban  saat itu posisinya pas di bawah mesin  pemotong karung itu,  tiba tiba satu unit forklift yang sedang melintas menyenggol mesin tersebut hingga terjatuh menimpa korban.” kata SD saksi mata sekaligus rekan korban sesama pekerja saat menjenguk jenazah korban di ruang mayat RSUD Embung Fatimah.

 

SD menyebutkan ini akibat kelalaian pihak manajemen perusahaan  karena posisi Mesin Produksi tersebut  tidak safety dan terletak diketinggian hampir 2 meter, namun tidak  ada penganjal dan rawan jatuh.

 

“Mesin produksi ukuran 2 kali 2 meter tersebut tidak ada pengganjal atau pengikat sama sekali, sehingga rawan jatuh,”Katanya.

 

Usai ditangani pihak rumah sakit, jenazah korban selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halamannya di desa Parit Bindu, Kuala Langkat, Sumatera Utara melalui jalur udara.

 

Pantauan  di lapangan, jenazah korban dibawa menggunakan peti mati berwarna coklat bermotif teratai. Kemudian diangkut menggunakan mobil ambulans jenazah menuju Bandara Hang Nadim. 

 

Korban merupakan seorang perantau dan baru beberapa dua minggu terakhir  bekerja di PT Fuyuan Plastik Industri di Tanjung Uncang Batam.(red)

Lebih baru Lebih lama