Jokowi Larang ASN-Pejabat Bukber, Anjurkan Bakti Sosial

Jokowi Larang ASN-Pejabat Bukber, Anjurkan Bakti Sosial

Jokowi Larang ASN-Pejabat Bukber,  Anjurkan Bakti Sosial
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Larang ASN-Pejabat Bukber, Menpan-RB Anjurkan Bakti Sosial", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2023/03/24/03450001/jokowi-larang-asn-pejabat-bukber-menpan-rb-anjurkan-bakti-sosial.

Editor : Aryo Putranto Saptohutomo

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
INEWSKEPRI.COM | JAKARTA - Semua aparatur sipil negara (ASN) diminta fokus mengutamakan pelayanan publik selama Ramadhan 1444 Hijriah dan tidak terlibat dalam kegiatan buka bersama yang dilarang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 

“Jadi jangan sampai ada kesan di publik, ada ASN yang sibuk jadi panitia buka bersama,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas   dalam keterangan pers yang dikutip pada Kamis (23/3/2023).

Menurut Anas, ajang buka puasa bersama memang menjadi salah satu kegiatan buat mempererat silaturahmi para ASN selama Ramadhan.

Akan tetapi, lanjut Anas, di masa pandemi Covid-19 saat ini ada banyak cara yang bisa dilakukan buat memperkuat silaturahmi di kalangan ASN. Caranya menggunakan sarana komunikasi daring dan lainnya.

Anas justru menganjurkan supaya kegiatan buka puasa bersama di kalangan ASN dialihkan menjadi bakti sosial pada Ramadhan dengan mengirim perwakilan.

 

 “Saya kira itu juga bagus untuk memupuk kebersamaan sekaligus solidaritas sosial,” ucap Anas.

 

 Menurut Anas, larangan buka bersama itu diberlakukan sebagai salah satu upaya menuju masa transisi Covid-19 di Indonesia. 

 

“Arahan Presiden Jokowi tersebut demi kebaikan bersama, dan sebenarnya ini juga telah dilakukan pada Ramadan tahun lalu. Intinya kita harus tetap berhati-hati, karena ini transisi dari pandemi Covid-19 menuju endemi,” ujar Anas dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta dan dikutip pada Kamis (23/3/2023).

Lebih baru Lebih lama