INEWSKEPRI.COM|BATAM - Batam, 30 April 2026 — PT Air Batam Hilir (ABHi) merespons keluhan warga Kavling Bukit Layang RT 06/RW 17, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk,
yang mendatangi kantor cabang Batuaji pada Kamis (30/4) terkait gangguan suplai air minum yang telah berlangsung dalam dua bulan terakhir.
PT Air Batam Hilir (ABHi) memahami kondisi yang dialami pelanggan, dimana aliran air dilaporkan tidak mengalir secara optimal, bahkan hanya tersedia dalam debit kecil pada malam hari.
ABHi menegaskan bahwa penanganan permasalahan ini menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi, wilayah Kavling Bukit Layang saat ini termasuk dalam kategori area bertekanan rendah, yang memengaruhi distribusi air ke pelanggan.
Menyikapi hal tersebut, ABHi bersama BP Batam melalui Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) terus melakukan koordinasi intensif dan langkah-langkah perbaikan.
Beberapa upaya yang telah dan sedang dilakukan antara lain meliputi evaluasi serta perbaikan jaringan distribusi di area terdampak, peningkatan suplai air ke wilayah Bukit Layang, serta monitoring tekanan dan kontinuitas aliran secara berkala.
“Wilayah ini menjadi prioritas kami dalam penanganan. Kami terus mengupayakan langkah percepatan agar suplai air dapat kembali normal dan dirasakan optimal oleh pelanggan.
Sebagai langkah penanganan sementara, ABHi juga telah melakukan distribusi bantuan air bersih menggunakan mobil tangki sebanyak empat unit per hari, dengan kapasitas masing-masing sekitar 4 ton.
Namun demikian, perusahaan menyampaikan bahwa bantuan ini bersifat darurat (emergency) dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak oleh masyarakat guna mendukung kebutuhan sehari-hari.
ABHi menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BP Batam – BU SPAM untuk memastikan langkah-langkah strategis dapat segera direalisasikan, sehingga perbaikan suplai air di wilayah tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.(liston)

