Kelanjutan Proyek Gedung BPJS Ketenagakerjaan Sekupang: Kontrak Baru Rp4,9 Miliar Tuai Pertanyaan

Kelanjutan Proyek Gedung BPJS Ketenagakerjaan Sekupang: Kontrak Baru Rp4,9 Miliar Tuai Pertanyaan

Proyek Pembangunan gedung BPJS Ketenagakerjaan Sekupang Batam, (25/09/2026) Foto : liston


INEWSKEPRI.COM|BATAM -  Setelah dua tahun mangkrak akibat tersangkut pusaran kasus dugaan korupsi, proyek pembangunan Gedung BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sekupang yang berlokasi di kawasan Sagulung, Batam, akhirnya kembali menunjukkan aktivitas.


Pantauan langsung di lapangan mengonfirmasi kehadiran sejumlah pekerja yang mulai melakukan pembenahan struktur dan melanjutkan konstruksi fisik pada bangunan yang lama terbengkalai tersebut.


Namun, di balik bergulirnya kembali proyek ini, riak pertanyaan baru justru mencuat ke publik. Sorotan tidak lagi sekadar tertuju pada target penyelesaian gedung, melainkan pada transparansi tata kelola anggaran.


Kasus ini meninggalkan tanda tanya besar mengenai pertanggungjawaban dana proyek lama senilai Rp9,2 miliar serta urgensi kemunculan kontrak baru senilai Rp4,995 miliar.


Publik dan sejumlah pihak kini mempertanyakan beberapa poin krusial:

  • Bagaimana status hukum dan sinkronisasi antara sisa pengerjaan proyek lama dengan kontrak baru ini?
  • Berapa total anggaran yang sebenarnya telah terserap dan terealisasi secara fisik pada termin proyek sebelumnya?
  • Dari mana kepastian sumber pendanaan untuk kontrak baru senilai hampir Rp5 miliar tersebut?
Berdasarkan papan informasi proyek resmi yang terpasang di lokasi konstruksi, pengerjaan yang tengah berjalan saat ini tercatat sebagai Pekerjaan Pembangunan Gedung BPJS Ketenagakerjaan Sekupang.

Berikut rincian data teknis yang tertera:

  • Pemilik Pekerjaan: BPJS Ketenagakerjaan Sekupang
  • Nomor Kontrak: PER/338/082026
  • Nilai Pekerjaan: Rp4.995.000.000
  • Masa Pelaksanaan: 18 Agustus 2026 – 15 April 2027
  • Kontraktor Pelaksana: PT Karsa Prabala
  • Konsultan Pengawas: CV De Reopa Arsitek 

Kontrak baru bernilai Rp4,995 miliar tersebut diketahui berdiri terpisah dari proyek renovasi sebelumnya yang dianggarkan sekitar Rp9,2 miliar. (Red)

 

Lebih baru Lebih lama